Bahaya Jangan Lakukan Ini Lagi, Stop Memberi Makan Kucing Nasi

 flona.my.id - apakah kucing boleh makan nasi ? pertanyaan ini masih menjadi pro dan kontra antara owner atau pemilik hewan peliharaan kucing. Kenapa ? karena banyak di daerah kita jadi kita semakin dekat dan sudah merupakan sesuatu yang lazim bagi masyarakan memberi makan kucing nasi, dan itu kebiasaan masyarakat memberi dan memelihara kucing lokal yang biasanya memberi makan kucing nasi di campur dengan ikan. terus apakah aman kucing makan nasi ?.


Bahaya Jangan Lakukan Ini Lagi, Stop Memberi Makan Kucing Nasi
Bahaya Jangan Lakukan Ini Lagi, Stop Memberi Makan Kucing Nasi  


Dalam kehidupan sehari hari dan kita hidup diIndonesia dimana nasi menjadi makanan pokok untuk masyarakat Indonesia, maka dari itu Masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari beras atau nasi.

Namun perut atau alat pencernaan kucing beda dengan alat pencernaan manusia.

Dengan kata lain, kebiasaan mengkonsumsi nasi pada manusia tidak bisa diterapkan pada kucing. Itu sebabnya dokter hewan menegaskan pentingnya menghentikan kebiasaan memberi nasi kepada kucing 

Dokter hewan Radhiyan Fadiar Sahistya menegaskan bahwa kucing tidak mampu mencerna karbohidrat menjadi sumber energi secara baik, sebab energi utama kucing berasal dari protein. Saat kadar protein berkurang, kucing menggunakan lemak sebagai sumber energi.

Tapi ada keadaan nasi itu aman dan berbahaya simak baca sampai selesai ya jangan setengah-setengah.

Ketika nasi aman di konsumsi untuk kucing 


Kucing memiliki perut sensitif. Mereka bisa mengalami gangguan sistem pencernaan meskipun tubuhnya sehat, termasuk diare. Makanan kucing yang tanpa biji-bijian berpengaruh pada tekstur kotoran yang cair. Nah, di sini adalah peran nasi bagi kucing. Sedikit nasi yang dicampur makanan khas hewan peliharaan meningkatkan pencernaan, dalam hal membuat kotoran lebih padat dan meredakan diare. Hal ini sekaligus mencegah dehidrasi karena nasi yang empuk dan lembap mudah dicerna kucing. Selain itu, nasi yang matang tidak beracun dan tidak menimbulkan efek samping jika diberikan dalam jumlah sedang. Sebenarnya banyak makanan kucing yang mengandung biji-bijian seperti beras, gandum, dan jagung. Artinya, memberi kucing nasi utuh bukanlah hal yang baru.


Ketika Makan Nasi Berbahaya untuk Kucing

Perlu diketahui bahwa kucing adalah karnivora sejati, artinya kebutuhan nutrisi kucing sebagian besar didapatkan dari daging. Kucing tidak memerlukan nasi sebagai makanan pokok, kecuali dalam kondisi mendesak bagi kucing. Ketika kucing merasa kenyang setelah makan nasi, ia akan kehilangan nafsu untuk makan daging. Jika kucing terlalu sering makan nasi, mereka akan kekurangan gizi. Berikut ini beberapa situasi ketika nasi berdampak buruk bagi kucing:
  • Beras atau nasi yang tidak dimasak. Nasi yang belum matang atau masih dalam bentuk beras sulit untuk dicerna dan menyebabkan perut kucing kembung dan sakit perut. Selain itu, beras mentah masih mengandung pestisida alami yang disebut lektin yang bisa menyebabkan diare atau muntah. 
  • Kucing tidak terbiasa dengan nasi. Beberapa kucing yang baru mengenal nasi akan sensitif terhadap makanan baru. Jika tidak terbiasa dengan nasi, kucing dapat muntah atau mengalami masalah pencernaan. 
  • Anak kucing. Kucing yang masih mudah tidak boleh makan nasi, karena berdampak negatif pada perkembangannya. 
  • Nasi yang dicampur bumbu dan rempah. Misalnya, memberi nasi goreng pada kucing berpotensi menjadi racun bagi kucing. Jika memberikan nasi pada kucing, pastikan hanya nasi polos.


Tapi saya sarankan kalian menghindari memberi makan kucing dengan nasi berikut 5 alasan kenapa sebaik tidak memberi makan kucing dengan nasi

Sebelum kealasan kenapa tidak boleh memberi makan nasi. 

kami mengutip perkataan dokter angela sebagai berikut

Dokter hewan hewan Angela Maharani mengatakan pemberian nasi dapat membuat kucing muntah karena tidak bisa dicerna dalam sistem pencernaan hewan berbulu itu. 

"Nutrisi utama kucing itu protein bukan karbohidrat. Saya pernah beri vaksin kucing tapi dia muntah nasi. Padahal pemilik mengaku terakhir memberi makan 12 jam lalu. Jadi memang nasi susah dicerna kucing," kata dr Angela pada temu media di Jakarta, Jumat (25/11/2017).

Dokter Angela mengatakan, sebaiknya kucing diberi makanan khusus yang memang diperuntukkan untuk kucing. Ia pun merinci dua jenis makanan kucing yang ada yakni tekstur kering dan basah. Namun ia lebih merekomendasikan makanan kucing yang basah karena rendah karbohidrat. 

"Lebih baik diberikan makanan kucing yang basah, karena rendah karbohidrat, dan kandungan udaranya rendah sehingga lebih bagus dicerna kucing," ungkapnya. 

Serupa dengan manusia, kucing juga tergolong picky eater atau pemilih makanan. Karena itu, drh Angela menyarankan pemilik harus pintar-pintar memberi makanan kucing yang bervariasi dari segi rasa, tipe protein dan tekstur.

"Kucing juga membutuhkan makanan yang bervariatif untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Kandungan yang harus ada pada makanan kucing antara lain protein tinggi, asam lemak, asam amino, vitamin dan mineral," tandasnya. sekarang kita masuk alasan kenapa tidak boleh memberi makan kucing dengan nasi

5 Alasan kenapa Tidak boleh memberi makan kucing dengan nasi


1. Memberikan nasi dan ikan pada kucing, membuat kekurangan gizi yang lain



Bahaya Jangan Lakukan Ini Lagi, Stop Memberi Makan Kucing Nasi



kucing yang mengkonsumsi nasi dan ikan dengan porsi nasi 2x dari porsi ikan akan mengakibatkan kucing kekurangan lemak, mineral zinc, vitamin e dan vitamin b12. padahal kucing sangat memerlukan mineral dan vitamin itu sangan peting bagi tubuh kucing sebagai pendukung dalam metabolisme tubuh kucing itu sendiri, jika kekurangan zat zat yang di sebutkan tadi tentu akan menyebabkan kondisi tubuh kucing akan terganggu.

2.Secara alami, kucing merupakan karnivora atau pemakan daging

Pencernaan kucing dibuat sebagai karnivora obligat atau pemakan daging, berbeda dengan anjing yang merupakan omnivora. walaupun anjing masih tetap memerlukan juga protein hewani tapi bisa mendapatkan zat nutrisi lain dari bahan makanan lain seperti sayur, dan sumber karbohidrat. Tapi kucing, memiliki keunikan karena kemampuan pencernaan kucing yang membutuhkan beberapa protein dan asam amino yang tidak bisa didapatkan dari bahan selain daging, ayam, maupun ikan.


3.Nasi termasuk karbohidrat, tapi kucing tidak terlalu membutuhkannya 


Betul sekali, nasi termasuk karbohidrat salah satu sumber nutrisi yang penting untuk makhluk hidup sebagai penghasil energi. Tapi ternyata tidak untuk kucing, untuk menghasilkan energi, kucing tidak membutuhkan karbohidrat, namun bisa disintesa dari protein.

4. Kelebihan konsumsi nasi bisa menyebabkan diare dan gangguan kesehatan lainnya 


Kucing memiliki sedikit enzim amilase, enzim ini penting untuk mengubah karbohidrat menjadi lebih sederhana. Dalam hal ini nasi (karbohidrat) menjadi glukosa, tapi pada kucing tidak semua karbohidrat bisa berubah jadi glukosa karena keterbatasan enzim ini. Sehingga kelebihan karbohidrat di dalam saluran pencernaan bisa menyebabkan peningkatan fermentasi mikroba, jadi menyebabkan keseimbangan mikroba di saluran cerna terganggu yang akan menyebabkan mencret atau diare, bahkan biasanya menimbulkan bau yang kurang menyenangkan karena bau feses menjadi lebih asam. Banyaknya karbohidrat yang tidak tercerna bisa juga meningkatkan fermentasi bakteri di saluran cerna sehingga menimbulkan gas yang bisa menyebabkan kembung. 


5. Kucing memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda


Bahaya Jangan Lakukan Ini Lagi, Stop Memberi Makan Kucing Nasi



perlu mendapatkan beberapa nutrien yang tidak bisa ditemukan di bahan makanan selain protein hewani, seperti asam amino taurine, arginine, asam linoleat, asam arakidonat, vitamin A, vitamin B. Taurine dan arginin merupakan asam amino yang sangat penting untuk kucing, tidak diperoleh kalau hanya konsumsi nasi dan sedikit ikan Arginin berperan dalam sintesa urea dari amonia dalam tubuh, jika amonia berlebihan dalam tubuh akan menyebabkan tubuh keracunan amonia karena banyaknya amonia yang beredar di darah. Arginin ini ditemukan pada berbagai protein hewani termasuk daging dan jeroan. Pada hewan omnivora dan herbivora, taurine bisa disintesa sendiri oleh tubuh, tapi pada karnivora termasuk kucing tidak bisa mensintesa asam amino ini. Sehingga taurine paad kucing tidak boleh terlewat dalam pemenuhan nutrisinya. Taurine sangat penting untuk metabolisme tubuh terutama dalam perkembangan organ terutama otak, jantung, mata, pertumbuhan tubuh, dan lainnya. Kekurangan taurine bisa menyebabkan kelainan pada mata yaitu degenerasi retina sehingga bisa mengalami kebutaan pada kitten, kelainan otot jantung, kecenderungan keguguran saat hamil, gangguan kesuburan dan kelainan janin. Taurine dapat ditemukan pada organ jantung, hati, otak, otot hewan lain seperti burung, ayam, ikan, sapi. Berbeda dengan herbivora dan omnivora yang bisa mensintesa vitamin dari bahan makanan apapun termasuk yang berasal dari tumbuhan, kucing tidak bisa mensintesa vitamin tersebut, jadi perlu diberikan dari luar. Vitamin-vitamin ini biasanya terdapat di bahan makanan asal hewan seperti ikan, daging.



Penyakit yang muncul jika sering memakan nasi 



1. Muntah 
2. Sakit Perut
3. Mudah Cacingan
4. Kurang gizi
5. Obesitas
6. Mudah Sakit
7. Mudah Lupa


Pertanyaan terkait

Lalu apakah boleh konsumsi makanan kering (dry food) yang dijual bebas? Kan juga mengandung karbohidrat? 


Makanan kering atau dryfood yang dijual secara bebas memang mengandung sumber karbohidrat dan juga sebagai sumber protein nabati biasanya jagung dan kedelai. Fungsinya untuk memenuhi sumber protein dan sumber energi pada bahan makanan. Walaupun pada proses pembuatannya memang telah diformulasikan khusus dan sesuai dengan kebutuhan minimal kucing. Namun tetap saja penting untuk mencampurkan makanan kering dengan sumber protein hewani yang sebenarnya seperti ikan, ayam, dan daging. Hal ini juga membuat kucing tidak bosan pada makanan, karena kebosanan pada makanan bisa juga membuat nafsu makan menurun. Tapi pastikan reaksi yang timbul ya setelah diberikan makanan baru, jika terjadi reaksi mencret maka sebaiknya pemberian makanan baru dihentikan. Menurut pengalaman saya pribadi, kucing kami (lily dan voodoo) tidak mengalami perubahan bentuk feses menjadi cair ketika makanan nya kami seling dengan puding ikan, ikan rebus, ayam rebus, maupun udang. 


Memberi makan dengan sumber protein kan mahal? 



Sumber protein seperti daging, ayam, ikan memang merupakan bahan makanan yang tidak murah. Untuk diri sendiri saja belum tentu setiap hari bisa makan protein hewani. Namun, karena memang kucing penting untuk konsumsi protein hewani, kita bisa menyiasatinya dengan mencampurkan protein hewani dalam pakan. Misalnya dengan memberikan jeroan ikan maupun jeroan ayam dan lainnya di sela waktu makan. Jika biasanya dalam satu hari memberikan makan 3 kali makanan kering komersial, maka bisa diganti dengan 2 kali makanan kering, 1 kali memberikan ikan maupun jeroan nya, ataupun jeroan ayam. Atau bisa juga membuat makanan basah sendiri dengan menggunakan ikan maupun ayam lalu di haluskan, dicampurkan dengan agar-agar dan menjadi puding ikan maupun puding ayam.
 Jadi, memberikan nasi pada kucing sebaiknya memang tidak diberikan terlalu banyak dan terus menerus, karena kucing membutuhkan lebih banyak protein dibandingkan dengan nasi. Setiap melakukan pergantian pakan ada baiknya konsultasikan ke dokter hewan (karena biasanya reaksi yang timbul akan berbeda tergantung individu).


Adakah Alternatif Makanan yang Lebih Aman Dari Nasi? 


Jika kamu ingin berbagi makanan manusia dengan kucing, sebaiknya diskusikan terlebih dulu pada dokter hewan terdekat untuk mengetahui mana yang aman dan sehat. Sebagian besar makanan manusia yang diberikan ke kucing harus polos dan bebas zat aditif seperti garam, gula, rempah-rempah, bawang putih, bawang bombay, dan bahan lainnya yang mungkin beracun bagi hewan peliharaan. Daging tanpa lemak merupakan pilihan alternatif yang baik. Seperti daging ayam, hati, daging sapi atau domba tanpa lemak biasanya aman untuk diberikan pada kucing. Telur dan ikan yang dimasak, seperti ikan tongkol atau lele juga bisa menjadi pilihan yang baik. Labu, wortel, brokoli, pisang, blueberry, dan semangka juga bisa jadi camilan yang menyehatkan untuk beberapa kucing, asalkan diberikan dalam jumlah sedang. Perlu diketahui, labu adalah sumber serat yang baik yang dapat memadatkan kotoran kucing. Labu juga baik bagi induk hewan peliharaan untuk mengatasi diare. Dokter hewan biasanya merekomendasikan asupan air, perubahan pola makan, menambahkan suplemen probiotik ke makanan atau obat-obatan untuk mengatasi diare pada kucing.


Penutup

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat jangan lupa share jika menurut kalian bermanfaat dan salam lestari, nanti kan artikel selanjutnya


Sumber
kucingpersia.co.id
hellodoc.com
bisnis.com
tanyadokterhewan.com