Kucing

 

 
Kucing
Felis catus
Collage of Six Cats-01.jpg


Data
Waktu kehamilan64 hari 
Sumber daribulu kucing 
Harapan hidupc. 15 tahun 
Penyakitalergi kucing 
Taksonomi
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasMammalia
OrdoCarnivora
FamiliFelidae
GenusFelis
SpesiesFelis catus 
Linnaeus, 1758
Tata nama
Sinonim takson


Flona.my.id  - Kucing atau kucing rumahan atau kucing liar (  Nama Ilmiah = Felis Catus atau Felis silvestris ) merupakan Hewan Karnivora mamalia yang sangat populer di pelihara dari keluarga falidae. Kucing yang sering sobat temui adalah masih bersaudara dengan singa, harimau dan kucing besar lainya. meski badan nya lebih kecil dari para saudaranya kucing rumahan atau kucing kampung yang sering kita temui merupakan juga prodator yang hebat saat mengejar mangsa.

Ada fakta menarik lo ternyata kucing sudah membaur dengan manusia paling tidak sejak 6000 SM. ini diungkap dari kerangka kucing di pulau siprus. orang orang mesir kuno 3,500 telah mengunakan kucing untuk mengusir tikus dan hewan pengerat lainya dari tempat lumbung padi.

tercatat kucing adalah hewan peliharaan terfavorit didunia. ini beberapa Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, dan sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi. Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia, sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.

Hewan kucing memiliki ciri-ciri antara lain panjang tubuh 76 cm, tinggi tubuh 25-28 cm, berat tubuh jantan 3-4 kg dan betina 2-3 kg dapat hidup berkisar selama 13-17 tahun. Kucing yang telah mengalami domestikasi dikenal dengan nama ilmiah Felis catus atau Felis domesticus.

Karakter 


Kucing peliharaan atau kucing rumah adalah salah satu predator terhebat di dunia. Kucing ini dapat membunuh atau memakan beberapa ribu spesies, kucing besar biasanya kurang dari 100. Tetapi karena ukurannya yang kecil, kucing tidak begitu berbahaya bagi manusia. Satu-satunya bahaya yang dapat timbul adalah kemungkinan terjadinya infeksi rabies akibat gigitan kucing dan juga cakaran dari kuku kucing yang sangat perih dan menyakitkan. Kucing dapat berakibat fatal bagi suatu ekosistem yang bukan tempat tinggal alaminya. Pada beberapa kasus, kucing berperan atau menyebabkan kepunahan. Kucing menyergap dan melumpuhkan mangsa dengan cara yang mirip dengan singa dan harimau, menggigit leher mangsa dengan gigi taring yang tajam sehingga melukai saraf tulang belakang atau menyebabkan mangsa kehabisan napas dengan merusak tenggorokan.

Kucing dianggap sebagai "karnivora yang sempurna" dengan gigi dan saluran pencernaan yang khusus. Gigi premolar dan molar pertama membentuk sepasang taring di setiap sisi mulut yang bekerja efektif seperti gunting untuk merobek daging. Meskipun ciri ini juga terdapat pada famili Canidae atau anjing, tetapi ciri ini berkembang lebih baik pada kucing. Tidak seperti karnivora lain, kucing hampir tidak makan apapun yang mengandung tumbuhan. Beruang dan anjing kadang memakan buah, akar, atau madu sebagai suplemen jika ada, sementara kucing hanya memakan daging, biasanya buruan segar. Dalam penangkaran, kucing tidak dapat diadaptasikan dengan makanan vegetarian karena mereka tidak dapat mensintesis semua asam-asam amino yang mereka butuhkan hanya dengan memakan tumbuhan; berbeda dengan anjing peliharaan, yang sering diberi makan produk campuran daging dan sayuran dan kadang dapat beradaptasi dengan makanan vegetarian secara total. Meskipun memiliki reputasi sebagai hewan penyendiri, kucing biasanya dapat membentuk koloni liar tetapi tidak menyerang dalam kelompok seperti singa. Setiap kucing memiliki daerahnya sendiri (jantan yang aktif secara seksual memiliki daerah terbesar, sedang jantan steril memiliki daerah paling kecil) dan selalu terdapat daerah "netral" di mana para kucing dapat saling mengawasi atau bertemu tanpa adanya konflik teritorial atau agresi. Di luar daerah netral ini, penguasa daerah biasa akan mengejar kucing asing, diawali dengan menatap, mendesis, hingga menggeram, dan bila kucing asing itu tetap tinggal, biasanya akan terjadi perkelahian singkat. Kucing yang sedang berkelahi menegakkan rambut tubuh dan melengkungkan punggung agar mereka tampak lebih besar. Serangan biasanya terdiri dari tamparan di bagian wajah dan tubuh dengan kaki depan yang kadang disertai gigitan. Luka serius pada kucing akibat perkelahian jarang terjadi karena pihak yang kalah biasanya akan lari setelah mengalami beberapa luka di wajah. Jantan yang aktif biasanya sering terlibat banyak perkelahian sepanjang hidupnya. Hal ini tampak pada berbagai luka di bagian wajah, seperti hidung atau telinga. Kucing betina kadang juga terlibat perkelahian untuk melindungi anak-anaknya bahkan kucing steril pun akan mempertahankan daerah kecilnya dengan gigih.

Melihat dari perilaku kucing yang ada saat ini, kucing liar yang merupakan nenek moyang kucing peliharaan diperkiraan berevolusi pada iklim gurun. Kucing senang dengan suasana hangat dan sering tidur di bawah hangatnya sinar matahari. Kotorannya biasanya kering dan kucing lebih suka menguburnya di tempat berpasir. Kucing dapat mematung, tidak bergerak cukup lama terutama ketika sedang mengintai mangsa atau bersiap untuk menerkam. Di Afrika Utara masih ditemukan kucing liar yang mungkin berkerabat dekat dengan nenek moyang kucing peliharaan saat ini. Karena memiliki kekerabatan yang dekat dengan binatang gurun, ketahanan kucing terhadap panas dan dinginnya iklim daerah subtropis agak terbatas. Kucing tidak tahan terhadap kabut, hujan, dan salju, meskipun ada beberapa jenis seperti Norwegian Forest Cat dan Maine Coon yang mampu bertahan; dan berusaha mempertahankan suhu tubuh normalnya, yaitu 39°C, dalam keadaan basah. Kebanyakan kucing tidak suka berendam dalam air, kecuali jenis Turkish Van. Empat ekor anak kucing sedang disusui induknya. Masa kehamilan atau gestasi pada kucing berkisar 63 hari. Anak kucing terlahir buta dan tuli. Mata mereka baru terbuka pada usia 8-10 hari. Anak kucing akan disapih oleh induknya pada usia 6-7 minggu dan kematangan seksual dicapai pada umur 10-15 bulan. Kucing dapat mengandung 4 janin sekaligus karena rahimnya memiliki bentuk yang khusus dengan 4 bagian yang berbeda. Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7 kilogram dan jarang melebihi 10 kg. Bila diberi makan berlebihan, kucing dapat mencapai berat badan 23 kg. Tapi kondisi ini amat tidak sehat bagi kucing dan harus dihindari. Dalam penangkaran, kucing dapat hidup selama 15 hingga 20 tahun, kucing tertua diketahui berusia 38 tahun 3 hari yang bernama Creme Puff. Kucing peliharaan yang tidak diperbolehkan keluar rumah dan disterilkan dapat hidup lebih lama (mengurangi risiko perkelahian dan kecelakaan). Kucing liar yang hidup di lingkungan urban modern hanya hidup selama ± 2 tahun atau bahkan kurang dari itu. Kucing peliharaan yang tinggal di dalam rumah harus diberi kotak kotoran yang berisi pasir atau bahan khusus yang dijual di toko hewan peliharaan. 

Perlu juga disediakan tempat khusus bagi kucing untuk mencakar. Hal ini penting karena kucing memerlukan kegiatan mencakar ini untuk menanggalkan lapisan lama pada kukunya agar kukunya dapat tetap tajam dan terjaga kesehatannya. Tidak adanya tempat khusus ini akan menyebabkan kucing banyak merusak perabotan. Sering kali kucing menunjukkan perilaku memilih makanan. Hal ini dikarenakan mereka memiliki organ penciuman khusus di langit-langit mulutnya yang disebut sebagai organ vomeronasal atau organ Jacobson. Ketika organ ini terstimulasi oleh suatu jenis makanan tertentu, kucing akan menolak makanan selain makanan itu. Mata kucing. Perhatikan membrana nictitans berupa selaput putih di sudut dalam ruang mata. Kucing dapat melihat dalam cahaya yang amat terang. Mereka memiliki Selaput pelangi atau iris membentuk celah pada mata yang akan menyempit. Meskipun demikian, penyempitan ini juga mengurangi bidang pandang kucing. Suatu organ yang disebut tapetum lucidum digunakan dalam lingkungan dengan sedikit cahaya. Organ inilah yang menyebabkan warna-warni mata kucing ketika difoto dengan menggunakan blitz. Seperti kebanyakan predator, kedua mata kucing menghadap ke depan, menghasilkan persepsi jarak dan mengurangi besarnya bidang pandang. Mata kucing memiliki persepsi trikomatik yang lemah. Ketika cahaya yang ada terlalu sedikit untuk melihat, kucing akan menggunakan "kumis" atau misainya (vibrissae) untuk membantunya menentukan arah dan menjadi alat indra tambahan. Misai dapat mendeteksi perubahan angin yang amat kecil, membuat kucing dapat mengetahui adanya benda-benda di sekitarnya tanpa melihat. Kumis ini juga dapat digunakan oleh kucing untuk menentukan apakah badannya dapat melewati ruangan yang sempit (seperti pipa), karena jarak antara kedua ujung kumis kucing hampir sama dengan lebar tubuhnya Kucing memiliki kelopak mata ketiga yang disebut membrana niktitans. Kelopak ketiga ini terdiri dari suatu lapisan tipis yang dapat menutupi mata dan tampak ketika mata kucing terbuka. 

Membran ini menutup sebagian ketika kucing sedang sakit. Kadang kucing yang amat mengantuk atau gembira juga memperlihatkan membran ini. Suara kucing sering ditulis "meong" dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara kucing ditulis "meow". Di negara Inggris sendiri, penulisannya adalah "miaow", "miaow" dalam bahasa Prancis, "miau" dalam bahasa Jerman, "nya" dalam bahasa Jepang dan berbagai penulisan lain dalam berbagai bahasa. Suara "meong" kucing memiliki berbagai arti tergantung pengucapannya oleh si kucing. Kucing juga dapat mengeluarkan suara seperti dengkuran panjang yang sering disukai manusia. Karena suara ini bukan merupakan suara vokal, maka kucing dapat mengeluarkan suara dengkuran dan mengeong pada saat yang sama. Umumnya semua daun telinga kucing tegak. Tidak seperti pada anjing, kucing dengan telinga terlipat amat jarang ditemukan. Jenis Scottish Fold adalah salah satu jenis kucing dengan mutasi genetik yang langka ini. Ketika marah atau takut, daun telinga kucing jenis ini akan tertekuk ke belakang sementara si kucing mengeluarkan suara menggeram atau mendesis. Ketika mendengarkan suatu suara, daun telinga kucing akan bergerak ke arah sumber suara; daun telinga kucing dapat mengarah ke depan, ke samping, bahkan seolah menoleh ke belakang. Kucing termasuk hewan yang bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat, tetapi dapat memicu alergi pada manusia. Kadang kala kucing memuntahkan hairball atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perut mereka. Kucing menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12-16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13-14 jam. Tetapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari.



Nama Latin Kucing Di seluruh Dunia

Felis Silvestris


Kucing liar ( Bahasa Ilmiah = felis silvestris) merupakan kucing pemangsa berasal dari daerah eropa, asia bagian barat dan afrika.

kucing ini memburu hewan hewan yang berukuran kecil dari pada tubuh nya seperti tikus, burung dan beberapa hewan kecil lainya yang berukuran serupa.


Binatang ini merupakan pemburu mamalia berukuran kecil seperti tikus, burung, dan makhluk lain yang memiliki ukuran serupa. Kucing liar ialah salah satu pemanjat yang baik. Jenis kucing ini sering menerkam mangsanya di tanah.

Kucing betina pada umumnya akan melahirkan anak antara 2 sampai 3 ekor yang kemudian dirawat oleh sang induk sampai berumur sekitar 5 bulan. Spesies ini mempunyai subspesies yang dibagi berdasarkan daerah yang berbeda-beda. Terkadang jenis kucing ini dianggap sebagai kucing rumah (Felis silvestris catus).

FELIS BENGALENSIS

Felis bengalensis

johncaddick.co.uk

Kucing kuwuk (Felis bengalensis) ialah kucing liar kecil yang bersal dari Asia Selatan dan Timur. Sejak mulai tahun 2002, ia terdaftar dalam kategori spesies Risiko Rendah oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources).

Sebab ia terdistribusi secara luas, tetapi terancam dengan hilangnya habitat dan perburuan di beberapa bagian daerah persebaran. Subspesies kucing kuwuk ada 12 jenis, yang berbeda secara luas dalam tampilan.

Dalam bahasa Inggris kucing kuwuk bernama leopard cat, merupakan jenis kucing dengan bintik-bintik seperti macan tutul yang ada pada subspesies kucing kuwuk, padahal sebenarnya hubungan spesies dengan macan tutul tak ada sama sekali.

Kucing kuwuk memiliki ukuran tubuh sama seperti jenis kucing domestik. Akan tetapi ia cenderung lebih ramping dengan kaki panjang dan selaput yang jelas antara jari dan kaki.

Spesies ini merupakan kucing yang berasal dari Asia yang memiliki persebaran paling luas. penyebaran mereka meluas dari wilayah Rusia sampai dengan Indonesia. Mereka ditemukan dikawasan algikultural yang lebih memilih untuk tinggal di hutan.

FELIS VIVERRINA

nama latin kucing

pinterst.com

Kucing bakau (Felis viverrina) merupakan jenis kucing liar berukuran sedang yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Pada tahun 2008, IUCN mengklasifikasikan kucing ini kedalam hewan yang  terancam punah karena mereka cenderung bertempat tinggal di habitat lahan basah, yang semakin sering dijadikan permukiman oleh manusia. Selama satu dekade terakhir, populasi kucing bakau ini dikebanyakan habitatnya di Asia menurun drastis.

Seperti jenis kerabat terdekatnya yaitu kucing kuwuk, kucing bakau hidup disepanjang tepian sungai dan rawa-rawa bakau. Kucing bakau ini beradaptasi dengan habitatnya dan merupakan perenang yang sangat terampil.

FELIS MARGARITA

nama lain kucing


Kucing pasir atau dalam nama latin kucing (Felis margarita) juga dikenal sebagai kucing gundukan pasir, merupakan sejenis kucing yang masih tergolong famili Felidae. Kucing ini hanya ditemukan terutama didaerah padang pasir.

Sejak pada tahun 2002 kucing kecil ini telah terdaftar sebagai kategori hewan yang terancam oleh IUCN karena keprihatinannya atas jumlah populasi yang kian rendah dan mengalami penurunan.

Kucing pasir memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil gempal dengan kaki pendek. Ekornya panjang dan besar serta memiliki telinga yang berbentuk runcing. Kucing pada jenis ini panjangnya berkisar 39 sampa 57 cm, kemudian memiliki panjang pada bagian ekor 9,1 sampai 12 cm. Kucing pasir mempunyai berat rata-rata  1,4 sampai dengan 3,4 kilogram. (sumber: Wikipedia)

FELIS YAGOUAROUNDI 

nama latin kucing

sciencesource.com

Jaguarundi (Felis yagouarundi) merupakan kucing liar berukuran kecil yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Pada tahun 2002, IUCN mengklasifikasikan jaguarundi sebagai Least Concern.

Meskipun mungkin mereka menganggap bahwa unit konservasi tidak ada diluar cadangan. Cekungan Amazon tidak dapat mempertahankan populasi dalam jangka panjang. Jaguarundi mungkin sudah punah di Texas. Keberadaannya di Uruguay pun sekarang tidak pasti.

Jika dilihat dari penampilan fisik, jaguarundi mungkin terlihat sama seperti kucing pada umumnya. Spesies ini memiliki ukuran tubuh dengan panjang sekitar 53 sampai 77 cm, ukuran ekor 31 sampai dengan 60 cm dan memiliki berat yang cukup fantastis. Yaitu 3,5 sampai 9,1 kg.

Jaguarundi merupakan jenis hewan diurnal, yaitu hewan yang aktif pada siang hari dan istirahat ketika malam telah tiba. Kucing pada jenis ini lebih merasa nyaman ketika berada di pohon. Saat akan makan, mereka memilih untuk berburu pada daerah tanah (daratan).

FELIS PARDALIS 

nama latin kucing

wikipedia.org

Ocelot (Felis pardalis) juga banyak dikenal sebagai macan tutul kurcaci. Ocelot merupakan kucing liar yang tersebar secara luas diseluruh Amerika Selatan (termasuk kepulauan Trinidad dan Margarita), Amerika Tengah, dan Meksiko.

Ocelot ini hampir mirip dengan tampilan kucing domestik. Bulunya menyerupai macan tutul atau Jaguar, dan pernah dianggap sebagai hewan sangat berbahaya.

Akibatnya, ratusan ribu ocelot dulunya pernah dibunuh secara massal. Kucing ini diklasifikasikan sebagai kategori spesies yang terancam punah dari tahun 1972 sampai tahun 1996.

Penutup


Sekian Artikel Saya semoga artikel saya membantu dan memberi ilmu baru tetap jaga kelestarian salam lestari