Ternyata ini penyebab kucing muntah dan ini cara mengatasinya

Flona.my.id - Pasti kalian pernah melihat kucing kalian mutah-mutah. mutah adalah masalah yang sangat umum dialami seekor kucing dan bisa terjadi disebabkan banyak penyebabnya. Kemungkinan penyebabnya mulai dari makan sesuatu yang mungkin beracun, makanan yang tidak bisa dimakan, makan sesuatu yang seharusnya tidak dimakan., infeksi saluran kemih dan diabetes. Kucing yang mutah juga bisa di sebabkan karena hairball atau gumpalan bulu yang dapat menyebabkan pencernaan kucing.

Nah,gejala muntah yang terjadi pada kucing sebenarnya bisa sangat terlihat dengan jelas, ini termasuk mengeluarkan air liur dan perut kucing yang naik turun.  Muntah dapat membuat sikucing dehidrasi dan apabila meong atau kucing kesayang kamu muntah atau sakit,  sebaiknya segera kalian tangani dengan cepat.  Lalu apa yang menyebab kan kucing muntah dan gimana cara mengatasi nya? 

Hairballs

< img alt="Ternyata ini penyebab kucing muntah dan ini cara mengatasinya" border="0" data-original-height="403" data-original-width="768" height="168" src="https://1.bp.blogspot.com/-CFZScQV2te8/YJOUn2LvE-I/AAAAAAAABL4/iqytDaO9pvoMKKjdCt5mFxVBJ6E3OPjEQCLcBGAsYHQ/w320-h168/kucing-muntah-2-768x403.jpg" title="Ternyata ini penyebab kucing muntah dan ini cara mengatasinya" width="320" />
Ternyata ini penyebab kucing muntah dan ini cara mengatasinya

Muntah pada kucing bisa berarti masalah ringan seperti hairballs hingga fatal seperti keracunan atau penyakit. Mengetahui penyebab kucing muntah dapat menentukan penanganan apa yang dibutuhkan kucing. 

Penting untuk dicatat apa yang dimuntahkan kucing, seberapa banyak dia muntah, seberapa sering muntah, dan apakah muntah itu berhubungan dengan makan atau minum. Berikut penyebab kucing muntah dan cara mengatasinya dirangkum Flona.my.id dari berbagai sumber

Ternyata ini penyebab kucing muntah dan ini cara mengatasinya
Ternyata ini penyebab kucing muntah dan ini cara mengatasinya




Masalah paling sering terjadi pada kucing adalah hairball, apa itu hairball ? Hairballs atau dalam bahasa indonesia bola rambut ya kamu tidak salah dengar bola rambut kebiasaan merawat diri atau self grooming dengan menyisir bulunya dengan lidah karana kucing tidak bisa memuntahkan makan sedikit demi sedikit ia menelan dan jika terlalu banyak dan sudah menggumpal di perut, sehingga perut kucing penuh dengan bulu akhirnya makanan itu di muntahkan. kucing yang sering terkena harball biasanya kucing yang memiliki bulu panjang, seperti anggora dll.

biasanya hair balls di sertai busa atau cairan kuning. tapi jangan risau hairball ini adalah kondisi yang tidak perlu di khawatirkan berikut cara mengatasi hair balls.
pertama kalian rawat bulu kucing kita secara teratur yang kedua kalian penuh i asupan serat untuk memenuhi asupan serat yang kurang pada si kucing  sehingga hairball tidak dikeluarkan dengan feses

carilah makanana kucing dalam bentuk makanan kering dan basah, dengan formula khusus seperti kaya akan vitamin, mineral seperti zinc dan protein berkualitas tinggi untuk membantu menyehatkan kulit dan memperkuat rambut serta kaya akan serat inulin untuk mengontrol hairbal.


Kebiasaan makan


Selain Hairball kebiasaan makanan kucing juga sangat berpengaruh kenapa kucing kita tiba tiba sering mutah kalian harus ekstra memperhatikan kucing anda, kucing sering mengigit dan memakan apa saja yang ada dihadapanya tanpa terkecuali berikut ini adalah penjelasan kucing tiba tiba keracunan di karenakan dari kebiasaan makanya.


Makan benda yang tidak bisa dicerna


 Ini mungkin alasan paling umum kucing muntah. Ketika kucing mengonsumsi zat yang tidak dapat dicerna baik itu tanaman rumahan, rumput, kertas toilet, bagian dari mainan, atau bahkan bulu mereka sendiri tubuh mereka menolak dan sering muntah dalam bentuk empedu. Jika Anda memiliki tanaman di rumah, kucing mungkin ingin mengunyah daunnya, yang bisa menyebabkan kucing muntah. Kucing biasanya akan memuntahkan kembali benda-benda yang ia makan ini. Untuk menghindari penyebab muntah kucing satu ini, jauhkan kucing dari benda-benda yang bisa ia kunyah dan pastikan tanaman di sekitarnya tidak beracun

Alergi makanan



Beberapa kucing juga dapat mengalami gejolak pencernaan dari sensitivitas dan alergi makanan. Perhatikan baik-baik perilaku yang ditunjukkan kucing Anda sebelum dan sesudah makan. Selain muntah, apakah ia mengalami diare, botak, atau kulit gatal. 

Beberapa kucing mungkin membutuhkan makanan khusus atau terapeutik untuk mengatasi masalahnya. Jika kucing muntah dan mengalami gejala alergi lain seperti diare, bulu rontok, dan gatal, segera bawa kucing ke dokter hewan. Jangan mencoba mendiagnosis alergi kucing di rumah, karena mengubah makanannya sendiri bisa membuat perut kucing lebih bermasalah.

Makan terlalu cepat

Kucing yang makan terlalu cepat atau makan berlebihan mungkin akan muntah. Masalah ini biasa terjadi di rumah dengan banyak kucing di mana kucing diberi makan bersama dan merasa mereka harus bersaing untuk mendapatkan mangkuk makanan. 

Cobalah untuk memberi setiap kucing satu mangkuk makanan. Trik lain adalah menggunakan mangkuk makanan dengan benjolan di tengahnya, yang akan memaksa kucing untuk makan lebih lambat. Muntah uga bisa merupakan hasil dari perubahan pola makan yang tiba-tiba atau aktivitas yang kuat setelah makan.


Ternyata ini penyebab kucing muntah dan ini cara mengatasinya

Hamil


Tidak cuma manusia yang bisa merasakan morning sickness saat hamil. Kucing pun mengalami hal yang sama. Meski tak semua kucing mengalaminya, pada tahap awal kehamilan, kucing Anda mungkin mengalami mual dan kurang nafsu makan. Dengan gelombang hormon dan perubahan rahimnya, kucing mungkin menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Fase ini akhirnya akan memudar setelah beberapa minggu pertama berlalu. Untuk memastikan kucing hamil atau tidak, Anda bisa membawanya ke dokter hewan untuk diagnosis yang lebih tepat.Tidak cuma manusia yang bisa merasakan morning sickness saat hamil. Kucing pun mengalami hal yang sama. Meski tak semua kucing mengalaminya, pada tahap awal kehamilan, kucing Anda mungkin mengalami mual dan kurang nafsu makan. Dengan gelombang hormon dan perubahan rahimnya, kucing mungkin menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Fase ini akhirnya akan memudar setelah beberapa minggu pertama berlalu. Untuk memastikan kucing hamil atau tidak, Anda bisa membawanya ke dokter hewan untuk diagnosis yang lebih tepat.

Keracunan

Ketika kucing makan sesuatu yang beracun, mekanisme perlindungan tubuh mereka melawan untuk menghilangkan racun, biasanya melalui muntah. Racun umum termasuk makanan manusia tertentu, tanaman tertentu, obat-obatan manusia, insektisida, dan bahan kimia tertentu. 

Kasus keracunan bisa fatal bagi kucing. Keracunan biasa disertai dengan diare pada kucing. Berikan asupan cairan yang cukup pada kucing untuk mengatasi dehidrasi, dan segera bawa ke dokter hewan untuk penanganan lebih lanjut. Setelah Tau penyebab penyebab nya gimana cara penangan nya? tenang kami team flona sudah merangkumkan nya untuk anda

Penanganan Kucing mutah

Walaupun muntah kucing Anda mungkin merupakan akibat dari sesuatu yang kecil, ia juga bisa dikaitkan dengan masalah yang lebih serius. Jika muntah kucing Anda tampaknya tidak berhubungan dengan kebiasaan makan atau konsumsi sesuatu yang tidak dapat dicerna, kunjungi dokter hewan. 

Warna dan isi muntahan bisa sangat menentukan apa yang menyebabkan kucing muntah. Misalnya, kuning dan berbusa biasanya berarti bola rambut, tetapi empedu kuning tebal dapat menjadi pertanda masalah ginjal serius atau infeksi. Jika muntah kuning ini disertai dengan kelesuan, kehilangan nafsu makanatau perilaku abnormal, Anda harus segera mencari perhatian medis untuk kucing.

Jika Anda curiga kucing telah memakan sesuatu yang beracun, hubungi dokter hewan segera untuk instruksi pertolongan pertama. Kucing yang muntah darah selalu membutuhkan perhatian dokter hewan segera. Perawatan untuk muntah kucing pada akhirnya akan tergantung pada penyebabnya, tetapi ada beberapa cara untuk membantu kucing menghindari gangguan perut, termasuk menawarkan porsi makan yang lebih kecil, menyediakan banyak air segar, dan menahan kucing untuk keluar memakan makanan beracun. 

Semoga artikel saya dapat membantu kalian para owner saran saya kalian tetap harus memeriksakan kucing anda di dokter hewan terdekat artikel ini hanya untuk penanganan pertama sisanya biar dokter yang menangani lebih lanjut.